.

Selasa, 27 Maret 2012

Sejarah - Perkembangan Paham-paham baru di dunia

1. Nasionalisme

Nasionalisme adalah suatu sikap politik dan sosial dari kelompok-kelompok suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan, bahasa dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan, dengan demikian kelompok tersebut merasakan adanya kesetiaan mendalam terhadap kelompok bangsa itu.

Hal-hal pendorong munculnya paham nasionalisme

  • Adanya campurtangan bangsa lain
  • Adanya keinginan dan tekad bersama untuk melepaskan diri dari belenggu kekuasaan absolut
  • Adanya ikatan rasa senasib dan seperjuangan
  • Bertempat tinggal dalam satu wilayah
2. Liberalisme

Liberalisme adalah suatu paham yang menghendaki adanya kebebasan individu baik dalam kehidupan politik, ekonomi, dan kebudayaan. Paham merkantilisme muncul karena kekuasaan raja sangat mutlak yaitu tidak memberi kebebasan kepada rakyatnya.
Paham Liberal disebarkan ke negara Eropa melalui semboyan "Librty, Egalite, Fraternite" (Kebebasan, persamaan, persaudaraan) Tokoh ekonomi liberal adalah Adam Smith dengan bukunya The Wealth of Nations

Ciri-ciri pokok paham liberalisme yaitu :
  1. Pelaksanaan sistem demokrasi liberal pada pemerintahan / negara
  2. Sistem pemerintahan bisa parlemen / presidentil
  3. Pelaksanaan pemilu bisa bersifat individual atau organisasi
  4. Hak kepemilikan harta bagi Individu
  5. Sistem ekonomi ditentukan pasar
Dibidang agama, Liberalisme telah melahirkan bahwa :
  1. Seseorang memiliki agama yang sesuai
  2. Seseorang bebas menjalankan agama yang disukai
  3. Sesorang bisa bebas tidak beragama
3. Sosialisme

Sosialisme adalah suatu paham yang menghendaki segala sesuatu harus diatur bersama, dikerjakan bersama, dan hasilnya pun dinikmati bersama. Sosialisme mula-mula muncul di Prancis sebagai reaksi terhadap paham liberal, kemudian menjalar ke inggris dan akhirnya dikembangkan oleh Karl Marks dan Fredrich Engels. Ajaran karl Marx terkenal dengan Marxisme. Setelah Karl Marx meninggal. Marxisme terpecah menjadi dua aliran yaitu Marxisme revolusioner dan  Marxisme Ortodoks  dengan ciri-ciri sebagai berikut :

Marxisme Ortodoks :
  • Cara evolusi untuk mencapai tujuan
  • Milik Perorangan diperbolehkan, Perusahaan penting dikuasai negara
  • Distribusi barang atas dasar kebutuhan
Marxisme Revolusioner
  • Cara Revolusi untuk mencapai tujuan 
  • Milik perorangan tidak diperkenankan
  • Distribusi dan konsumsu atas dasar kebutuhan
4. Demokrasi

Demokrasi adalah kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat, pemerintahan demokrasi memiliki semboyan bahwa suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Paham demokrasi bersumber dari ajaran J.J. Rousseau yang tertuang dalam bukunyaDu Contrac Social. Rakyat sebagai suatu bangsa menuntut adanya pembagian kekuasaan politik yang adil, yaitu kekuasaan raja harus dibatasi dengan undang-undang, rakyat harus mempunyai wakil-wakil yang duduk dalam parlemen, maka lahirlah demokrasi.

Prinsip-prinsip demokrasi :
  1. Keterlibatan warga negara dalam politik
  2. Kebebasan atau kemerdekaan tertentu tiap warga negara
  3. Persamaan tertentu tiap warga negara
  4. Sistem perwakilan melalui lembaga perwakilan rakyat
  5. Pemilihan yang didasarkan pada kemenangan Mayoritas..
Source LKS PRASASTI Kelas XI IPS

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar